Ingin Menjadi Fotografer Sukses? Tentukan Lensa Pilihanmu

Tips Memilih Lensa Kamera Sesuai Kebutuhan

Fotografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mengambil foto dengan baik dan menjadi fotografer saat ini merupakan salah satu profesi yang menjanjikan maka tak jarang banyak orang sukses berbekal menjadi fotografer. Selain itu, jika hasil fotografi anda dilirik oleh berbagai pihak tak jarang anda akan sering untuk diajak bekerja sama bahkan sangat bisa untuk mendapatkan kesempatan berkeliling dunia tanpa biaya hanya dengan menjadi fotografer. Sungguh sebuah pekerjaan yang menjanjikan bukan? Salah satu kunci dari hasil foto yang baik adalah penggunaan lensa yang mumpuni. Jika anda ingin memulai belajar menjadi fotografer andalan, anda dapat memulainya dengan memilih lensa yang tepat. Apa saja yang harus anda perhatikan dalam memilih lensa? Simak tips memilih lensa kamera sesuai kebutuhan!

Ketahui Focal Length Lensa

Focal Length Lensa yang dapat juga diartikan sebagai rentang fokal lensa merupakan jarak fokus lensa atau jarak dari sensor ke titik api lensa. Sederhananya, Focal Length Lensa menunjukkan panjang lensa tergantung pada panjang fokalnya, apabila fokalnya panjang maka lensanya juga lebih panjang. Fokal lensa juga berkaitan dengan Angle of View karena semakin pendek suatu fokal lensa maka bidang gambar yang dapat diambil akan semakin luas. Umumnya jika kamera anda digunakan sebagai kamera potret maka fokal 18-55mm sudah sangat mumpuni.

Ketahui Kebutuhan anda

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, bahwa pemilihan lensa tergantung pada kebutuhan anda jika anda hanya sekedar kamera yang digunakan untuk kamera potret di acara keluarga atau potret bersama teman – teman maka lensa dengan fokal 18 – 55mm sudah sangat cukup. Tetapi, jika ada membutuhkan lensa untuk bidang – bidang city landscape ataupun fotografi di alam yang membutuhkan bidang gambar luas, maka sebaiknya anda menggunakan lensa tele dan lensa makro. Jadi, tentukan terlebih dahulu kebutuhanmu.

Ketahui kesesuaian jenis lensa dan sensor kamera yang anda miliki

Lensa sebagaimana retina pada mata merupakan bagian terpenting dari sebuah kamera. Jika mata anda mengalami gangguan pada retina maka fokus penglihatan pun akan menjadi buram senada dengan lensa. Apabila lensa yang anda miliki tidak sesuai dengan kamera maka hasil foto yang terbentuk dapat menjadi buram. Selain itu, harga lensa yang tidak murah menjadi perhatian tersendiri saat akan membelinya. Apabila anda memiliki kamera dengan jenis lensa APSC maka diameter yang anda perlukan untuk lensa umumnya lebih kecil. Berbeda jika kamera anda memiliki jenis full frame, maka agar gambar yang dihasilkan lebih maksimal anda harus memilih tipe lensa yang memiliki diameter lebih lebar sehingga lensa mampu menghasilkan gambar yang maksimal.

Jangan lupakan aperture lensa

Aperture merupakan bukaan diafragma yang terdapat dalam sebuah lensa. Umumnya nilai aperture akan ditulis dalam “f/angka”. Apakah artinya kode tersebut? Angka dibelakang f/ menunjukkan nilai bukaan diafragma pada lensa. Apabila nilai semakin besar, maka sebaliknya bukaan lensa akan semakin mengecil. Nilai ini berasal dari hasil bagi antara panjang focal length dengan nilai aperture tersebut. Jadi, sederhana apabila nilai aperture semakin besar, maka lubang diafragmanya akan semakin kecil karena berbanding terbalik. Jika anda ingin memilih lensa kamera, usahakan yang memiliki nilai aperture lebar. Karena nilai aperture ini berhubungan dengan banyaknya cahaya yang akan masuk ke dalam sensor kamera. Jika bukaan lensa semakin lebar, maka saat anda menggunakan kamera di lingkungan yang minim cahaya, hasil potretan anda akan semakin baik.

Tentukan Lensa Fix / Zoom

Hal penting lain yang harus diperhatikan adalah apakah kamera tersebut akan digunakan outdoor atau indoor. Jika kegiatanmu umumnya outdoor seperti alam terbuka ataupun objek foto yang jauh sebaiknya pilih lensa zoom karena lensa ini mampu menghasilkan foto yang baik dalam jarak jauh. Namun, jika kegiatan yang dilakukan lebih banyak di dalam luar seperti kegiatan bersama keluarga, foto dalam studio atau kegiatan pribadi lainnya sebaiknya anda memilih lensa fix.
Demikian tips memilih lensa kamera sesuai kebutuhan! Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *