Ingin Foto Aman Tanpa Noise di Malam hari? Ini 5 Tips Memfoto di Malam Hari

tips memfoto di malam hari

Foto di malam hari sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para fotografer. Minimnya cahaya alami menjadi hal yang tidak bisa dihindarkan. Terlebih bila ingin memotret model atau produk tertentu, cahaya yang menjadi esensi dari fotografi menjadi sebuah kebutuhan mutlak yang wajib dihadirkan. Nah berikut ini beberapa tips memfoto di malam hari yang bisa anda lakukan agar foto yang dihasilkan tetap berkualitas :

Kenali lokasi berfoto

Lokasi berfoto menjadi salah satu hal penting yang harus anda pahami. Memahami lokasi berarti membuat anda menemukan berbagai kemungkinan menemukan angle dan konsep baru yang lebih menarik. Kenali juga sumber-sumber cahaya yang ada di lokasi tersebut, apakah bisa dimanfaatkan sebagai cahaya utama atau hanya sebagai pengisi saja. Dengan demikian anda bisa membuat perencanaan yang tepat untuk kebutuhan berfoto di lokasi tersebut, mulai dari konsep hingga peralatan.

Tentukan konsep dan tema foto

Setelah memahami kondisi dan situasi di tempat yang akan dijadikan lokasi berfoto, buatlah konsep dari foto yang akan anda buat. Misalnya saja anda ingin membuat beauty shot dengan background lampu-lampu kota di sekitar tempat tersebut. Atau contoh lain bila anda ingin memotret artsy dengan membuat komposisi dari benda-benda di sana.
Contoh lain misalnya anda menggabungkan long exposure dengan beauty shot. Perpaduan ini mengharuskan anda menguasai teknik long exposure, serta pencahayaan untuk model secara tepat. Persiapan konsep ini juga akan memengaruhi peralatan serta kostum yang misalnya akan digunakan oleh model atau objek foto anda.

Persiapkan Pencahayaan Tambahan

Bila anda ingin memfoto objek baik orang ataupun barang, cahaya utama yang mengarah kepada objek adalah keharusan. Hal ini tentu bertujuan untuk menempatkan objek sebagai hilight dari foto anda. Jika sumber cahaya yang ada di lokasi tidak memungkinkan untuk meng-highlight objek secara sempurna, maka bawalah sumber pencahayaan tambahan. Ada beberapa opsi yang bisa anda persiapkan, seperti flash internal di kamera atau smartphone, speed light, atau bahkan anda membawa portable lighting.
Tips memfoto di malam hari bila anda ingin mendapatkan hasil yang sempurna maka jangan lupa untuk membawa berbagai aksesoris tambahan. Baik payung ataupun softbox bisa memberikan dimensi lain bagi foto anda. Sumber cahaya tambahan juga akan memudahkan anda dalam pengaturan segitiga exposure agar anda bisa mendapatkan hasil foto yang sempurna.

Batasi Penggunaan ISO

ISO merupakan satuan nilai untuk mengukur tingkat sensitivitas sensor terhadap cahaya. Biasanya untuk kamera pocket atau smartphone tidak tersedia fitur pengaturan iso ini sehingga satuan ISO akan diatur secara otomatis. Padahal pengaturan ISO akan berpengaruh pada kualitas foto, terutama kepadatan gambar. Pengaturan iso juga akan memberikan pengaruh pada kecepatan rana serta bukaan lensa.

Penggunaan ISO di atas 800 di siang hari mungkin tidak akan banyak memberi pengaruh, namuh ketika kondisi cahaya minim, ISO yang tinggi memang akan meningkatkan kecepatan rana. Konsekuensinya sensor akan menjadi sensitif terhadap cahaya sehingga memicu munculnya noise berupa bintik-bintik merah dan biru. Hal ini akan sangat mengganggu ketajaman sekaligus kualitas foto.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, ada baiknya anda menjaga ISO berada di bawah 800 agar ketajaman hasil gambar tetap terjaga. Hal ini sebenarnya tidak terlalu berpengaruh pada kamera-kamera high-end saat ini. Namun bila anda mempergunakan kamera Low-end ataupun smartphone, pengaruh ISO ini akan sangat begitu terasa karena tidak adanya fitur noise reduction.

Pergunakan Tripod atau Monopod

Tips memfoto di malam hari selanjutnya adalah meminimalisir goncangan dengan memanfaatkan peralatan yang ada. Salah satu cara agar hasil foto maksimal di malam hari adalah dengan memanfaatkan stabilizer. Kendati beberapa jenis kamera DSLR, Mirrorless, maupun smartphone telah menyertakan fitur ini, namun hasilnya tidak akan sebaik bila anda menambahkan penyangga kamera seperti tripod atau monopod. Kedua alat ini tidak hanya mengurangi resiko goncangan kamera, namun juga memberikan hasil yang lebih baik kendati anda mempergunakan kecepatan rana yang rendah untuk menjaga ISO tidak terlalu tinggi. Hasil foto juga akan lebih tajam dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *